Manajemen Kandang Ayam Kampung

Banyak yang datang dan berkunjung ke farm kami, sesekali para pengunjung bertanya, “Mas kandang yang baik seperti apa ya?” atau dengan bertanya “Mas boleh maen dan lihat-lihat kekandang?” Nah tentunya ada pemilik kandang yang mau untuk didatangi dan dikunjungi dan ada pula yang tidak diperkenankan untuk berkeliling kekandang, tentunya dengan berbagai alasan salah satunya alasan kesehatan/biosecurity pada sistem pemeliharannya. Namun sekarang tidak perlu kwahatir, kami akan membahas artikel mengenai menejemen kandang ayam kampung, semoga bermanfaat dan berguna bagi pembaca sekalian.

Urutan dalam sistem menejemen kandang ayam kampung dimulai dengan kandang pemanas / pengganti indukan sampai dengan kandang pembesaran, berikut adalah uraiannya :

Kandang Breeder

Kandang breeder adalah kandang pengganti indukan, yang fungsinya menjaga suhu dan melindungi si anak ayam dari predator. Kandang breeder harus memenuhi criteria sebagai berikut:

Cukup ruang

Breeder harus cukup menampung jumlah DOC sesuai dengan maksimal masa pertumbuhan. Hal ini dikarenakan apabila ruang terlalu sempit, DOC akan saling berkompetisi dalam mendapatkan oksigen maupun ransum. Hal ini masih ditambah masalah kesehatan berupa amoniak dan suhu yang terlalu tinggi

Suhu terjaga dalam sekala tertentu

Suhu pemanas pada breeder sebaiknya disesuaikan dengan tahapan kebutuhan suhu untuk DOC yaitu kisaran 35˚-33˚C yang dijaga kesetabilanya. Karena dalam hal ini DOC belum mampu menghasilkan suhu yang dibutuhkan tubuh si anak ayam bila kurang hangat dan belum mampu bertahan apabila suhu terlalu panas

Melindungi dari predator

Kita tentu tahu apabila pada tahap DOC ini, si anak ayam masih terlalu rentan terhadap gangguan predator. Bahkan bau amis yang ditimbulkan DOC pasca menetas akan mengundang predator untuk mendekat. Jadi kita harus memastikan breeder aman dan kuat.

Sirkulasi dan kelembaban udara terjaga

Hampir semua makhluk hidup membutuhkan cukup oksigen untuk melakukan metabolism tubuh. Maka berlaku juga untuk si anak ayam agar cepat tumbuh. Oleh karena hal itu kita pastikan udara dan kelembaban dalam breeder terjaga.

Peralatan makan dan minum mencukupi

Betepa pentingnya penentuan jumlah alat makan ini. Jumlah yang tepat akan memudahkan si anak ayam untuk mendapat asupan pakan yang mereka butuhkan. Sehingga pakan yang diberikan tidak kurang maupun terbuang percuma.

Terjaga kebersihanya

Tentu semua orang tahu apa pengaruh kebersihan bagi kesehatan. Baik kesehatan luar ataupun dalam breeder

Praktis dalam penggunaanya

Semakin praktis breeder yang kita gunakan, maka semakin cepat proses perlakuan pada si anak ayam. Tentu kita tak ingin DOC yang kita pelihara strees akibat prosedur pelaksanaan yang rumit bukan?

Catatan:

Alas pada breeder memakai 3 lapisan, hal ini harus kita perhatikan. Karena hal ini untuk menjaga suhu breeder dan kaki si anak ayam agar tidak terluka. Lapisan tersebut adalah “kertas Koran – sekam padi – kertas Koran”. Dimana kertas Koran teratas diganti dua kali dalam seminggu.

Jenis dan pengoperasian kandang breeder:

1. Box bredeer listrik

box breeder doc

Keterangan per box :

  1. Susunan      : max 3 susun
  2. Panjang       : 200 cm Lebar: 100 cm Tinggi : 50   cm
  3. Kapasitas : max 175 ekor
  4. Lama penggunaan : max 21 hari
  5. Pemanas :
minggu lama hidup waktu mati lampu yang menyala
(jam) Start finish 40 watt 60watt 40 watt
1 22 12.00 14.00 hidup hidup hidup
20 11.00 15.00
2 19 10.00 15.00 hidup off hidup
18 09.00 15.00
3 16 08.00 16.00 off hidup off
15 08.00 17.00

 

2. Pemanas Gasolex dan Infaredpemanas gas
Keterangan :
1. Kapasitas : 75 ekor/m2
2. Lama penggunaan : max 21 hari
3. Pemanas : gas infrared diatur sesuai kebutuhan

 

3.  Breeder Postal Listrik

breeder postal
Keterangan :
1. Kapasitas : max 75 ekor/m2
2. Lama penggunaan : max 21 hari
3. Pemanas : lampu 60 watt/ m2

Pemanas :

minggu lama on lampu off jumlah lampu on
(jam) start finish (%)
1 22 12.00 14.00 100
20 11.00 15.00
2 19 10.00 15.00 75
18 09.00 15.00
3 16 08.00 16.00 50
15 08.00 17.00

 

Dari beberapa sistem pemanas yang kami gunakan di mitra binaan, opsi ke 3 merupakan pemanas yang sering dipakai dan praktis untuk diaplikasikan, terutama yang ber-budget minim.

Kandang Pembesaran

Kandang pembesaran adalah kandang tahap akhir, yang fungsinya sebagai kandang tempat ayam tumbuh dan melakukan semua kegiatan si ayam sampai pada masa panen. Kandang pembesaran harusnya dibuat senyaman mungkin bagi ayam untuk memaksimalkan pertumbuhan. Kandang ini harus memenuhi criteria sebagai berikut:

  1. Cukup ruang
  2. Cukup cahaya matahari
  3. Sirkulasi dan kelembaban udara terjaga
  4. Peralatan makan dan minum mencukupi
  5. Terjaga kebersihanya

Adapun spesifikasi menurut bagian-bagian kandang:

  1. Atap

Atap yang baik adalah atap yang mempunyai criteria sebagai berikut:

  1. Tinggi : min 2,5 meter
  2. Transparansi atap : 1 transparan / 8 gelap
  3. Bahan :
    • Gelap : asbes / genting
    • Transparan : fiber / genting kaca
  1. Dinding

Dinding yang baik adalah dinding yang mempunyai criteria sebagai berikut:

  1. Memiliki lubang pernafasan
  2. Bahan : kawat ram / bambu bilah
  3. Tirai    : gelap / transparan dan dapat dibuka-tutup
  1. Alas

Alas yang baik adalah alas yang mempunyai criteria sebagai berikut:

  1. Dapat dengan mudah menyerap air
  2. Bahan : batu bata / cor block / lantai semen kasar
  3. Kontruksi : padat dan mudah dibersihkan

 

    4.   Peralatan Kandang

Peralatan kandang adalah peralatan yang mendukung oprasional harian kandang. Walaupun terlihat sederhana namun peralatan ini sangat berpengaruh bagi kesehatan dan pertumbuhan bila diabaikan. Adapun peralatan kandang yang digunakan adalah:

  1. Gantungan ransum

Gantungan yang baik adalah gantungan yang tinggi kaitnya mudah diatur ketinggianya dan praktis. Adapun bagian kait ini adalah:

  1. Tali plastic
  2. Pengatur ketinggian
  3. Kait besi

gantungan tempat pakan

  1. Tempat makan

Tempat pakan ayam yang baik sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan si ayam itu. Dikarenakan tiap jenis tempat pakan mempunyai tingkatan-tingkatan berdasar kemampuan si ayam dalam pemakaiannya. Hal ini dapat berpengaruh pada pertumbuhan, optimalisasi asupan ransum maupun FCR.

Berikut ini klasifikasi jenis tempat pakan ayam:

no Umur (hari) Jenis tempat pakan
1 1-7(nampan pakan)  tempat pakan doc
2 8-21(rotary feed)  baby chick feeder
3 22-panen(pulett feed)  Tempat pakan ayam besar

 

  1. Tempat minum

Tempat minum yang kita gunakan prinsipnya adalah sama dengan tempat pakan, yaitu disesuaikan kebutuhan dari si anak ayam. Hal itu dikarenakan bibir penampung botol tempat minum air mempunyai ketinggian yang berbeda-beda, jangan sampai si anak ayam kesulitan menjangkau atau bahkan sampai masuk kedalam bibir penampung air.

Berikut ini adalah jenis tempat minum yang disesuaikan dengan kebutuhan ayam:

No Umur (hari) Jenis tempat minum
1 1-21 ½ gallon (3 literan)
2 22-panen 1 gallon (6literan)

 

  1. Cara penggunaan perlengkapan kandang

Dari semenjak awal sudah ditekankan bawa penggunaan peralatan kandang harus disesuaikan dengan kebutuhan ayam. Berikut ini adalah langkah-langkah penggunaan tempat pakan yang tepat untuk kebutuhan ayam, baik pada masa breeder maupun masa pembesaran:

  1. Masa breeder
  1. Tempat pakan:

Tempat pakan pada masa breeder adalah jenis tempat pakan yang sederhana dimana cara penggunaanya adalah dengan menaruh di alas kandang.

  1. Tempat minum:

Dalam hal ini tempat minum perlu di naikan pada ketinggian bibir penampung air setinggi bahu DOC. Hal ini agar anak ayam tidak masuk kedalam bibir penampung air pada botol. Untuk menaikan ketinggian botol dapat dilakukan dengan mengganjal dengan kayu atau menggunakan tali penggait yang dapat diatur ketinggianya.

  1. Masa pembesaran

Pada masa ini baik tempat pakan ataupun tempat minum dalam posisi digantung. Jadi adapun persiapan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Memasang tali dan merangkainya dengan pengatur ketinggian dan kait.
  2. Memasang tempat minum:

Setelah rangkaian tali dan kait terpasang maka tempat minum dapat dipasang pada rangkaian tersebut. Apabila ketinggian belum sesuai maka dapat diatur dengan menaikan atau menurunkan tempat minum dengan pengatur ketinggian.

  1. Memasang tempat pakan:

Perbedaan pemasangan tempat makan dengan tempat minum hanyalah

Adanya penutup tempat pakan. Pemutup tempat pakan ini terbuat dari belahan bola plastic yang dilobangi ditengahnya dan dimasukan tali pengait.

Catatan:

Tinggi tempat pakan dan minum beracuan pada tinggi bibir penampung. Dimana tinggi bibir penampung sejajar dengan tinggi rata-rata pundak ayam dan terus-menerus disesuaikan dengan pertumbuhan ayam.

 

Posted in: Berita

About the Author:

Penyedia DOC Ayam Kampung | Unggulan dan Terbaik | Karkas Ayam Kampung| cara ternak | tips dan trik | Ternak Ayam Kampung

Post a Comment


− 2 = five